{"id":632,"date":"2017-04-28T09:05:02","date_gmt":"2017-04-28T02:05:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/?p=632"},"modified":"2017-04-28T09:42:02","modified_gmt":"2017-04-28T02:42:02","slug":"5-kesalahan-umum-pada-pencahayaan-product-photography","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/5-kesalahan-umum-pada-pencahayaan-product-photography\/","title":{"rendered":"5 Kesalahan Umum pada Pencahayaan Product Photography"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu elemen penting pada fotografi adalah <em>lighting<\/em>. Pada semua bidang fotografi, termasuk <strong><span style=\"color: #3366ff;\"><em>product photography<\/em><\/span>,<\/strong> pencahayaan tidak boleh <span style=\"color: #3366ff;\">dianggap<\/span> remeh. Untuk bisa memperoleh hasil foto produk secara detil, ada banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah masalah <em>lighting<\/em>. Berikut 5 kesalahan pencahayaan fotografi produk yang sebaiknya dihindari:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong><em>1. Product Photography<\/em><\/strong><strong> Tidak Seperti <em>Capturing People<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dengan memotret seseorang yang membutuhkan kerjasama aktif antara fotografer dan objek, fotografi produk memerlukan keterampilan lebih dalam pengaturan <em>lighting. <\/em>Hal ini karena kamu harus memiliki kedekatan khusus terhadap produk. Sehingga, pelajari lebih dalam seluk beluk produkmu sebelum kamu memotretnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>2. Pembuatan \u201d<em>Scene\u201d<\/em> saat Memotret gambar<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat memotret produk, satu-satunya yang harus menjadi pusat perhatian adalah produk itu sendiri. Dan itu artinya, <em>setting<\/em> yang kamu pilih haruslah <em>clean-cut<\/em> dengan distraksi seminimal mungkin. Hindari <em>harsh shadows<\/em> dengan memberikan pencahayaan yang lebih lembut. Caranya, kamu bisa memposisikan dua buah lampu untuk menyorot objek. Kemudian, atur kecerahan dan sudut<em>\u00ad<\/em>nya untuk menghasilkan tekstur yang pas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>3. Pendekatan <em>Angle<\/em> yang Salah<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun terdapat pendekatan sederhana dalam <em>lighting<\/em> fotografi produk, tetaplah gunakan kreativitasmu untuk bisa menghasilkan foto yang berbeda. Kamu bisa menggunakan <em>lightbox <\/em>untuk memberikan kesan <em>fresh<\/em> dan luas pada foto. Adanya <em>lightbox <\/em>juga akan meminimalisir adanya bayangan pada foto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>4. Bersikap Sok Tahu<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, <em>art director<\/em> akan ikut mendampingi saat pengambilan gambar. Tentunya, tugasnya adalah sebagai pengarah objek agar bisa mendapatkan hasil bidikan yang lebih oke. Usahakan selalu bekerja sama dengan mereka untuk bertukar pikiran, dan jangan bersikap seakan kamu tahu apa yang harus dilakukan terhadap objek kameramu. Kamu bisa bertanya pada mereka semua hal tentang produkmu sebelum kamu memotretnya. Karena pastinya, adanya <em>art director<\/em> saat pemotretan bukan sebagai penghias ruangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #3366ff;\"><strong>5. Merasa Hasil Potret Pasti Sempurna<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koreksi paska pemotretan itu pasti dan mutlak dilakukan, meskipun <em>lighting<\/em> pada studio dan pengaturanmu sudah sempurna. Bahkan bisa jadi, kamu bisa bekerja lebih lama untuk <em>editing<\/em> dibandingkan saat memotret. Kamu terkadang harus melakukan <em>contrast change, sharpening, color boost,<\/em> hingga memposisikan ulang objek produk yang kamu foto. Jadi, jangan berpikir kalau kamu bisa mendapatkan foto yang bagus hanya dengan kamera saja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Agar hasil yang kamu peroleh lebih keren, kamu bisa mempercayakan Sooca Commercial Photography yang bisa kamu hubungi melalui <a href=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/hire-us\/\"><strong>kontak <\/strong><\/a>untuk melakukan <strong><span style=\"color: #3366ff;\"><em>product photography<\/em><\/span>.*** <\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_237\" aria-describedby=\"caption-attachment-237\" style=\"width: 720px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-237 size-full\" src=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Najma-Tenun-Troso-Product-photography-4.jpg\" alt=\"jasa fotografi produk jakarta semarang surabaya\" width=\"720\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Najma-Tenun-Troso-Product-photography-4.jpg 720w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Najma-Tenun-Troso-Product-photography-4-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Najma-Tenun-Troso-Product-photography-4-219x146.jpg 219w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Najma-Tenun-Troso-Product-photography-4-50x33.jpg 50w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Najma-Tenun-Troso-Product-photography-4-576x384.jpg 576w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2015\/04\/Najma-Tenun-Troso-Product-photography-4-113x75.jpg 113w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-237\" class=\"wp-caption-text\">Contoh Product Photography dari Sooca Commercial Photography<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>Sumber:\u00a0<\/strong>https:\/\/blog.photoshelter.com\/2012\/10\/5-common-mishaps-in-product-photography-lighting\/<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu elemen penting pada fotografi adalah lighting. Pada semua bidang fotografi, termasuk product photography, pencahayaan tidak boleh dianggap remeh. Untuk bisa memperoleh hasil foto produk secara detil, ada banyak hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah masalah lighting. Berikut 5 kesalahan pencahayaan fotografi produk yang sebaiknya dihindari: 1. Product Photography Tidak Seperti Capturing People [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":505,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[38],"tags":[],"class_list":["post-632","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-commercial-photography"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/632","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/632\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}