{"id":3027,"date":"2022-03-04T10:00:09","date_gmt":"2022-03-04T03:00:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/?p=3027"},"modified":"2022-03-04T16:44:07","modified_gmt":"2022-03-04T09:44:07","slug":"7-trik-foto-makanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/7-trik-foto-makanan\/","title":{"rendered":"7 Trik Foto makanan Agar Tampil Lebih Menjual\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span data-contrast=\"auto\">Banyak objek yang bisa dijadikan pelengkap <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> untuk dipamerkan di medsos, misal Instagram. Terdapat trik foto makanan yang menarik dan menjual, agar produk makanan bisa dilirik para konsumen. Dimulai dari foto yang bagus dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">eye catching<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span data-contrast=\"auto\">Foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> akan terlihat lebih menjual jika didukung oleh alat dan kondisi yang handal, mulai dari kamera, fotografer, tempat foto, objek foto, dan lain sebagainya. Terpenting sudut pandang dan pencahayaan juga penting, agar hasil lebih maksimal.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2>7 Trik Foto makanan Agar Tampil Lebih Menjual<\/h2>\n<figure id=\"attachment_3031\" aria-describedby=\"caption-attachment-3031\" style=\"width: 1020px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/trik-foto-makanan-agar-tampil-menjual.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3031\" src=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/trik-foto-makanan-agar-tampil-menjual.jpg\" alt=\"trik foto makanan agar tampil menjual\" width=\"1020\" height=\"680\" srcset=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/trik-foto-makanan-agar-tampil-menjual.jpg 1020w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/trik-foto-makanan-agar-tampil-menjual-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/trik-foto-makanan-agar-tampil-menjual-960x640.jpg 960w\" sizes=\"(max-width: 1020px) 100vw, 1020px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3031\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Pexels<\/figcaption><\/figure>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Berikut adalah beberapa trik<\/span>\u00a0<b><span data-contrast=\"auto\">foto produk makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> agar <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">eye catching<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan gampang terjual, diantaranya:<\/span><\/p>\n<p>1. Perhatikan Perpektif saat Mengambil Foto<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Terdapat tiga perspektif yang perlu diperhatikan dalam melakukan foto objek, dimulai dari posisi 45\u00b0 dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">bird eye<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">. Jadi foto akan terlihat menawan jika mengarahkan lensa ke perspektif tersebut. Perspektif neutral merupakan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">angle<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang paling mudah dan pas saat memotret.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>2. Atur Objek dengan Seimbang<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Atur objek secara seimbang dan jangan sampai kosong sisinya, dalam artian satu area kosong dalam foto. Sisi kiri, kanan, atas, dan bawah diperhatikan dan jangan sampai ada celah di bingkai foto. Jika memang ada celah, maka atur posisi baru yang strategis.<\/span><\/p>\n<p>3. Lakukan Modifikasi Posisi Objek<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Lakukan pengaturan posisi atau letak objek yang baik, dengan menyerupai huruf S untuk gaya foto yang lebih lembut. Atur posisi makanan secara sejajar jika ingin nampak lebih tegas, dan kedua posisi di atas, bisa dikombinasikan dengan bidikan foto yang lebih baik dan ada nilai jualnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>4. Gunakan Porsi Makanan yang Pas<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Dalam memotret <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto produk makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\">, maka perlu menyediakan makanan yang terkait secara cukup atau pas. Semakin sedikit porsi makanan yang ditampilkan dalam satu piring maka semakin baik. Karena dengan sedikitnya makanan membawa perhatian khusus kepada makanan itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"none\">6. Gunakan Objek <\/span><b><span data-contrast=\"none\">Foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"none\"> yang sedang Panas<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Saat menggunakan makanan yang masih panas untuk dijadikan objek, maka cukup inovatif. Hal tersebut bisa dilihat dari <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto produk makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> soup yang ada tampilan uap, menandakan masih hangat dalam penyajian. Atur kamera secara baik dan alat pendukungnya juga sebelum memotret.<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"none\">7. Matikan fitur On-Camera Flash<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Fitur ini memberikan efek kurang bagus bagi setiap makanan, sehingga flash kamera tidak cocok bagi daerah yang berlembab. Adanya efek cahaya dari kamera membuat hasil <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> terlihat berminyak. Selain itu, ada bayangan aneh yang mengganggu foto.<\/span><\/p>\n<p>8. Gunakan Tripod sebagai Alat Penyangga<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Alat pelengkap kamera ini sebagai penyangga, yang mana menghindari kamera untuk goyang dan membantu fotografer dalam memotret objeknya. Tangan merasa benar-benar bebas dalam menentukan gaya hidangan dalam foto secara baik.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 aria-level=\"2\"><span data-contrast=\"none\">Tips <\/span><b><span data-contrast=\"none\">Foto Makanan Estetik<\/span><\/b><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:40,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_3034\" aria-describedby=\"caption-attachment-3034\" style=\"width: 1020px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jasa-foto-makanan-profesional.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3034\" src=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jasa-foto-makanan-profesional.jpg\" alt=\"jasa foto makanan profesional\" width=\"1020\" height=\"615\" srcset=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jasa-foto-makanan-profesional.jpg 1020w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jasa-foto-makanan-profesional-768x463.jpg 768w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jasa-foto-makanan-profesional-960x579.jpg 960w\" sizes=\"(max-width: 1020px) 100vw, 1020px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3034\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Igor Miske on Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Tips agar <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan estetik<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\">, diantaranya:<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"none\">1. Rendam Bahan Makanan dalam Minyak<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk produk jenis daging, alangkah lebih baik seorang fotografer merendam objek foto dulu dalam minyak, agar terlihat mengkilap dan enak dilihat. Selain itu, <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">juicy<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> dan segar. Efek minyak nanti menghadirkan tampilan bagus dan terlihat kualitasnya bagus dalam makanan dilihat para konsumen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>2. Semprotkan Gliserin<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk penyemprotan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Gliserol\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Gliserin<\/a>, cocok untuk produk minuman, dengan catatan agar terlihat segar dan dingin. Gliserin membuat produk minuman tampak dingin lebih lama. Apalagi cocok untuk iklan siang hari, menggungah konsumen untuk meminumnya.<\/span><\/p>\n<p>3. Gunakan Beberapa Boraks<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Iya, jangan kaget kandungan Boraks ini diwujudkan dalam cairan yang mana fungsinya untuk menduplikasi lelehan coklat. Cairan yang dipakai berbentuk Gel dan dapat ditemukan di deterjen. Jadi lebih enak mengkilap dan sedap dipandang mata.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 aria-level=\"2\"><b><span data-contrast=\"none\">Foto makanan instagramable<\/span><\/b><span data-contrast=\"none\"> seperti Apa?<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559738&quot;:40,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/h3>\n<figure id=\"attachment_3035\" aria-describedby=\"caption-attachment-3035\" style=\"width: 1020px\" class=\"wp-caption alignnone\"><a href=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/foto-makanan-instagramable.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3035\" src=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/foto-makanan-instagramable.jpg\" alt=\"foto makanan instagramable\" width=\"1020\" height=\"680\" srcset=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/foto-makanan-instagramable.jpg 1020w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/foto-makanan-instagramable-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.soocaphoto.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/foto-makanan-instagramable-960x640.jpg 960w\" sizes=\"(max-width: 1020px) 100vw, 1020px\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-3035\" class=\"wp-caption-text\">Photo by Mohamad Babayan on Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Berikut adalah gambaran <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan instagramable<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> yang seperti apa, diantaranya:<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"none\">1. Buat Makanan dalam Porsi Kecil<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Saat objek berupa makanan dibuat dalam porsi kecil, maka fokus konsumen nanti akan terfokus pada makanan kecil tersebut. Karena semakin besar dan banyak, membuat tidak fokus mana saja makanan yang perlu jadi sorotan utama. Hasil foto juga menarik jika menggunakan porsi kecil.<\/span><\/p>\n<p><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">2. <\/span>Buat Konsep secara Sederhana<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Foto produk yang sukses, tidak harus dengan yang muluk-muluk, tetapi cukup sederhana tapi menghasilkan. Selain <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> utama, coba tambahkan dengan peralatan dapur yang relevan, bisa dari yang sederhana, misal garpu, sendok, piring, alat masak, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p>4. Gunakan Cahaya Alami dan Reflektor<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Foto produk Muffin cocok menggunakan cahaya alami dari Reflektor, dengan waktu yang tepat pagi atau menjelang sore. Anda dapat menggunakan\u00a0 Reflektor untuk memantulkan cahaya ke makanan, sehingga makanan terlihat lebih ter-<\/span><i><span data-contrast=\"auto\">highlight<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>5. Objek yang Difoto harus Statis<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Maksudnya, objek foto harus dalam keadaan statis atau diam, agar lensa kamera mudah dalam menemukan titik fokus gambar, dengan begitu hasil lebih jernih dan fokus (tidak blur\/buram). Mencegah produk makanan bergerak, bisa menaruhnya di tempat rata.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"none\">6. Gunakan Lensa Besar<\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gunakan pengaturan angka bukaan lensa atau <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">aperture<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> ke angka yang besar, misalnya f\/2. Jika ukuran lensa besar, maka cahaya bisa lebih banyak masuk ke kamera, dan tampak seperti tiga dimensi. Mengatur ISO dan <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">Shutter Speed<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> juga perlu agar foto tidak terlalu terang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>7. Gunakan Teknik Jarak<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Salah satu teknik yang sering dipakai dalam <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\">, yaitu Kanan-Kiri-Belakang (KKB). Ambil gambar makanan dengan posisi 3 cm dari arah kanan, 9 cm dari arah kiri, atau 12 cm dari arah belakang. Hasil foto bagus, dengan catatan memperhatikan arah datang cahaya serta tingkat ketajaman <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">angle<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>8. Beri Space pada Frame<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Untuk pemula, biasanya kurang memerhatikan space frame dengan foto, semua sisi (kanan kiri atas bawah). Jangan sampai objek makanan memenuhi <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">frame<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> yang ada, hal tersebut berguna untuk memudahkan pada saat proses <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">editing<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>9. Editing Foto<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Setelah berhasil mendapatkan <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\">, maka waktunya editing, dengan crop bagian yang kurang penting. Pastikan produk makanan menjadi <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">highlight<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\"> utama dalam foto tersebut. Walaupun nantinya ada foto piring yang terpotong tidak masalah, karena fokus ada pada makanannya.<\/span><\/p>\n<p>10. Buat Bahan Dasar Objek Foto Terlihat<\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Agar hasil foto lebih fantastis, foto produk bisa ditambahkan bahan dasar dari objek makanan yang ada. Misal minuman teh Thailand, Thai Tea, dengan pendukung bahan dasarnya bisa gula pasir, daun teh, bubuk teh, dan alat untuk membuatnya.<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3>JASA FOTO MAKANAN PROFESIONAL<\/h3>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Gunakan <strong>jasa<\/strong> <\/span><b><span data-contrast=\"auto\">foto makanan<\/span><\/b><span data-contrast=\"auto\"> yang agar gambar yang dihasilkan bisa lebih menjual. Pertama dimulai dari mencari agensi jasa foto makanan yang handal serta profesional. Tidak perlu jauh-jauhm, karena <\/span><a href=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/\"><span data-contrast=\"none\">soocaphoto<\/span><\/a> punya solusinya<span data-contrast=\"auto\">. <\/span><\/p>\n<p><span data-contrast=\"auto\">Selain membuat foto produk makanan terlihat menggiurkan, estetik, serta <\/span><i><span data-contrast=\"auto\">eye catching<\/span><\/i><span data-contrast=\"auto\">, soocaphoto juga memberikan penawaran <a href=\"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/\">harga jasa foto makanan<\/a> yang bisa menyesuaikan budget Anda<\/span><span data-contrast=\"auto\">.\u00a0<\/span><span data-ccp-props=\"{&quot;201341983&quot;:0,&quot;335559739&quot;:160,&quot;335559740&quot;:259}\">\u00a0<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak objek yang bisa dijadikan pelengkap foto makanan untuk dipamerkan di medsos, misal Instagram. Terdapat trik foto makanan yang menarik dan menjual, agar produk makanan bisa dilirik para konsumen. Dimulai dari foto yang bagus dan eye catching.\u00a0\u00a0 Foto makanan akan terlihat lebih menjual jika didukung oleh alat dan kondisi yang handal, mulai dari kamera, fotografer, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3033,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"content-type":"","footnotes":""},"categories":[38],"tags":[305,4134,3047],"class_list":["post-3027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-commercial-photography","tag-food-photography","tag-jasa-foto-produk-makanan","tag-tips-fotografi-makanan"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3027"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3027\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3033"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.soocaphoto.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}